Mau Beli Sepeda? Kenali Dulu Model Sepeda yang Ada!

Kegiatan gowes-menggowes bersepeda merupakan kegiatan menyehatkan. Anda bisa membakar ratusan kalor dari satu sesi bersepeda saja. Bayangkan jika Anda melakukannya tiap hari seperti untuk berangkat ke kantor! Dengan makin banyaknya model sepeda yang keren dan menarik, Anda yang tertarik untuk membeli lebih baik mempelajari dulu jenis-jenis sepeda apa saja yang ada.

Menurut fungsinya, jenis sepeda sendiri bisa dibagi menjadi:

  1. Sepeda gunung

Sepeda untuk jalanan off-road yang kasar, lengkap dengan gir persneling demi memudahkan mengayuh. Sepeda ini juga bisa dibuat komuter untuk di kota.

  1. Sepeda balap

Ini sepeda untuk jalanan aspal yang mulus, dengan ban ramping dan “drop” setang halus. Bagi banyak orang, sepeda ini tidaklah cukup nyaman dipakai untuk komuter atau membawa beban.

  1. Sepeda hybrid

Kombinasi dari sepeda gunung dan balap, dengan memanfaatkan kedua kelebihannya. Tempat duduk empuk, setang tegak, dan tak ada suspensi.

  1. Sepeda fixie (cruiser bike)

Sepeda dalam kota yang nyaman dan empuk, tanpa banyak aksesoris maupun tambahan onderdil. Ciri khasnya adalah sistem remnya yang masih seperti sepeda kuno, dengan mengayuh ke belakang.

  1. City bike

Mmerujuk ke sepeda-sepeda yang dipakai di perkotaan. Biasanya memiliki pelindung untuk rantai dan pelindung rok, fender, hub belakang agar mudah dipelihara, dan generator lampu. Sering dipakai di kota-kota di Eropa.

  1. Sepeda BMX

Kecil, kuat, dan sering dipakai anak-anak, meski juga sering dipakai untuk freestyle atau stunt riding yang cukup ekstrim.

  1. Sepeda lipat

Cocok untuk bepergian karena mudah dibawa-bawa. Ukurannya yang kecil juga praktis kalau Anda tinggal di apartemen sempit.

Dari deskripsi di atas, mana model sepeda yang paling cocok dengan Anda? Pastikan bahwa Anda memilih yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi jalanan di tempat Anda, sehingga Anda tetap nyaman dalam mengendarainya. Anda yang masih belum mahir bersepeda misalnya, lebih baik jangan menggunakan sepeda fixie yang tak memiliki rem normal, atau menggunakan sepeda balap yang cenderung ringan dan tak begitu stabil.

Agar Anda bisa memilih sepeda dengan tepat, perhatikan hal berikut ini:

  1. Lihat kebutuhan

Perhatikan dulu kebutuhan Anda. Apakah nanti sepeda akan digunakan untuk komuter, untuk bersepeda lintas alam, atau hanya untuk jalan-jalan santai? Kebutuhan akan menentukan jenis sepeda yang Anda pilih.

  1. Budget

Tentukan budget yang Anda punya untuk sepeda. Biasanya merk yang bagus memiliki harga di atas Rp1 juta.

  1. Mencari merk

Pilih-pilih merk yang seimbang antara kualitas dan harga. Diskusikan dengan teman Anda atau dengan yang punya pengalaman memilih sepeda.

  1. Ukuran

Tinggi yang berbeda membutuhkan ukuran sepeda berbeda pula. Sebaiknya Anda coba naiki sepeda itu dulu untuk merasakan nyaman tidaknya.

  1. Komponen

Perhatikan komponen-komponen yang ada di sepeda tersebut, bahan-bahannya, dan rakitannya.

Jangan lupa untuk menanyakan kepada penjual tentang garansi, faktur pembelian, dan berbagai hal teknis lain sehingga Anda tak akan dirugikan kalau ternyata sepeda yang Anda beli mengalami masalah. Ketika sempat, Anda juga bisa saja menanyakan tentang aksesoris apa saja yang disediakan oleh penjual agar Anda bisa membuat sepeda menjadi lebih fungsional.

Baca Juga : Tips Belajar Naik Sepeda Bagi Pemula

Dengan memberikan diri Anda sendiri informasi tentang model sepeda dan fungsi-fungsinya, Anda akan bisa memilih sepeda dengan lebih baik. Lebih praktis lagi jika Anda mencoba sendiri sepeda itu ketika di toko. Mintalah untuk melakukan test drive kepada penjual jika diizinkan, sehingga Anda benar-benar bisa merasakan cocok tidaknya sepeda dengan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *