Ragam Jenis Material Frame Sepeda

Saat akan membeli sepeda, ada banyak hal yang menjadi pertimbangan, salah satunya adalah rangka sepeda atau frame sepeda. Material rangka sepeda dapat memberikan pengaruh ketika menggunakan sepeda, apakah nyaman dikendarai ataukah tidak.

Setiap sepeda memiliki material yang berbeda-beda, dan berikut ini adalah beberapa ragam material yang biasanya digunakan dalam frame sepeda yang tentunya bisa menjadi pertimbangan ketika membeli:

Carbon Fiber

Rangka sepeda ini terbuat dari serat carbon, penggunaan bahan ini biasanya dipakai untuk rangka sepeda mountain bike serta road bike. Frame yang terbuat dari carbon fiber ini memiliki beberapa keunggulan, selain memiliki bobot yang sangat ringan, juga mudah dibentuk sehingga menghasilkan frame yang aerogonomis. Penggunaan carbon fiber juga bisa meminimalisir getaran ketika sepeda digunakan, hal ini tentunya membuta sepeda yang framenya berbahan carbon fiber sangat nyaman ketika digunakan. Material yang mudah dibentuk juga membuat beragam desain yang bisa dipilih oleh pengguna sepeda. Selain itu, frame carbon fiber juga anti karat, maka tak perlu heran jika kerangka sepeda dengan bahan ini memiliki harga yang terbilang mahal. Akan tetapi di balik kelebihannya, rangka carbon fiber juga memiliki kekurangan, yaitu kurang kuat ketika menahan benturan sehingga mudah patah dan retak.

Titanium

Bahan frame selanjutnya adalah titanium, bahan ini lebih dulu digunakan untuk pembuatan rangka sepeda dibandingkan carbon fiber. Titanium sendiri terbuat dari campuran steel, carbon, serta alloy. Untuk bobotnya sendiri, titanium lebih ringan dibandingkan besi, namun lebih kuat jika dibandingkan carbon fiber. Brand sepeda yang banyak menggunakan bahan ini adalah ‘Litespeed’. Titanium merupakan jenis logam yang terbilang langka di dunia, maka dari itu harganya relatif mahal.

Baca Juga: Klik Di Sini Guys, Harga Frame Sepeda Model Paling Baru, Januari 2017

Alloy.

Alloy atau alumunium merupakan bahan kerangka yang paling banyak digunakan oleh brand sepeda di Indonesia, seperti United dan Polygon. Frame berbahan alumunium ini memiliki bobot yang ringan serta memiliki harga terjangkau, mungkin ini juga yang menjadi faktor kenapa frame berbahan alumunium banyak digunakan. Kekurangan dari bahan frame ini adalah kurang bisa meredam getaran, dan untuk ciri penggunaan bahan alumunium pada sepeda ialah adanya las-lasan yang tebal pada sambungan rangka.

Chromoly

Bahan chromoly ini merupakan perpaduan dari chromium, steel, dan molybdenum. Frame dari bahan ini memiliki bobot yang lebih ringan serta lebih kuat jika dibandingkan dengan bahan hi-tensile. Bahan ini banyak dipakai untuk pembuatan sepeda Dirt Jump, BMX serta sepeda touring.  Ciri rangka dengan bahan ini adalah ketika bahannya diketuk menimbulkan bunyi nyaring seperti kaleng karena memang bahannya yang tipis.

Hi Tensile

Bahan Hi Tensile ini biasanya digunakan untuk membuat rangka sepeda federal dan paling banyak digunakan karena memiliki harga yang murah. Kekurangan dari bahan ini adalah memiliki bobot yang berat sehingga ketika mengayuh sepeda membutuhkan tenaga yang cukup banyak.

Itulah beberapa ragam bahan frame sepeda yang bisa dijadikan referensi saat akan membeli sepeda. Pengguna sepeda bisa memilih bahan yang sesuai dengan kebutuhan serta keinginan, ingin yang ringan, berat, murah, ataukah mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *