Mengenal Jenis-jenis Helm Sepeda

Salah satu hal yang harus dipertimbangkan ketika berkendara adalah faktor keamanan. Setiap orang pasti ingin selalu aman ketika berkendara, sehingga dapat selamat sampai di tujuan. Kendaraan jenis apapun yang dipilih, keamanan harus diutamakan. Termasuk pula ketika mengendarai sepeda kayuh. Banyak orang yang cenderung mengabaikan keamanan ketika mengendarai sepeda, sebab beranggapan bahwa dengan mengendarai sepeda, seseorang tidak akan bisa ngebut sehingga cenderung lebih aman. Padahal, kecelakaan bukan hanya terjadi disebabkan oleh kelalaian si pengendara sendiri, melainkan juga disebabkan oleh pengendara lainnya ataupun faktor-faktor lainnya. Misalnya, kecelakaan yang disebabkan karena ditabrak pengendara lain, tentu efeknya akan sangat fatal jika pengendara sepeda tidak memperhatikan faktor keamanan dirinya sendiri sebagai pengendara sepeda. Terdapat beberapa jenis pengaman bagi pengendara sepeda, salah satunya adalah helm. Berikut ini akan diulas mengenai jenis-jenis helm sepeda beserta tips memilih helm yang tepat untuk bersepeda.

Jenis-jenis Helm untuk Bersepeda

Dari segi jenisnya, helm sepeda dibagi menjadi beberapa jenis, berdasarkan bentuk dan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa jenis helm untuk sepeda.

Pertama, helm road. yaitu helm untuk bersepeda yang dirancang untuk pengendara sepeda di jalan. Helm jenis ini banyak digunakan oleh pengendara sepeda jarak jauh yang mengandalkan kecepatan, misalnya untuk rally dan balapan sepeda. Ciri khas helm ini adalah terletak di bagian permukaan atasnya yang didesain dengan ventilasi atau lubang-lubang berbagai bentuk untuk mengatur sirkulasi udara. Desainnya yang oval dengan perlindungan yang memadai membuat laju lebih enteng dengan mengenakan helm ini.

Baca juga: Hobi Bersepeda? Ini Pentingnya Helm Sepeda

Kedua, Aero Road. Yaitu helm yang merupakan hasil persilangan antara helm rime trial dengan helm vented road. Helm jenis ini biasanya digunakan oleh pekerja kantoran untuk melintasi medan perkotaan. Dirancang dengan bobot yang ringan dan ukuran yang kompak membuat helm ini memberikan keuntukan aerodinamis.

Ketiga, Time trial. Merupakan helm yang juga dirancang untuk balapan dengan desain yang lebih ramping dengan bagian depan didesain bundar dan bagian belakangnya didesain lancip. Desain ini dirancang agar gerakan pengendara lebih dinamis.

Keempat, Helm MTB, atau helm mountain bike, yang dirancang dengan perlindungan ekstra dengan ventilasi untuk memberikan udara segar ketika melintas di pegunungan. Helm ini sangat cocok digunakan di medan off road.

Kelima, helm BMX, yaitu helm untuk moto-cross yang sering digunakan untuk freestyle. Helm ini biasanya dirancang dengan baian belakang penuh hingga di atas tengkuk atau leher belakang. Sementara bagian depannya didesain full face, ada pula yang didesain open space.

Dari beberapa jenis helm sepeda yang telah disebutkan di atas, disarankan untuk memilih sepeda sesuai dengan fungsinya. Sebab masing-masing jenis helm dirancang untuk digunakan di medan yang berbeda-beda, dengan tujuan yang berbeda-beda pula. Demi keamanan yang maksimal, pilihlah helm yang benar-benar tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *