Trik Mengendalikan Sepeda Sport di Medan Pegunungan

Memacu adrenalin merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan fisik, terutama bagian jantung. Salah satu cara untuk memacu adrenalin yang paling sederhana adalah dengan naik sepeda melintasi medan pegunungan yang curam dan terjal. Bersepeda di pegunungan, selain murah, juga lebih sehat. Udara pegunungan yang masih alami dan pemandangannya yang didominasi oleh tumbuhan hijau juga dapat menjadi asupan bagi jiwa dan bisa menjadi obat penangkal stress di tengah kesibukan harian. Namun bagi pesepeda yang belum pernah mencoba berkendara di medan yang semi ekstrem atau bahkan ekstrem, banyak hal mendasar yang harus dikuasai terkait dengan teknik mengemudikan sepeda agar aman ketika melintas di medan yang sulit seperti pegunungan. Terdapat beberapa tips dan trik mendasar dalam mengemudikan sepeda di pegunungan. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik mengendalikan sepeda sport di medan pegunungan.

Teknik Mengemudi di Jalanan Curam

Ketika menyusuri jalanan pegunungan yang curam, yaitu dari ketinggian ke tempat yang lebih rendah dengan kemiringan yang ekstrem, pesepeda biasanya akan lebih sulit mengendalikan sepeda sport yang dinaikinya karena licin. Dalam kondisi seperti ini, jika pesepeda panik, biasanya hal pertama yang akan dilakukan adalah menarik rem kencang-kencang, baik rem depan maupun rem belakang. Teknik mengerem di jalanan curam atau menurun ini sangat berisiko karena berpotensi membuat sepeda dengan pengemudinya terjungkal ke depan.

Agar lebih aman dan efektif, sebelum melakukan pengereman di jalanan atau lintasan yang miring dan licin, pusatkan berat tubuh ke pedal sepeda, misalnya dengan posisi bokong diangkat dan sedikit membungkuk. Dengan demikian, ban sepeda akan mencengkeram tanah dengan kuat, dan ketika mengerem, tidak akan berpotensi terjungkal.

Menghadapi Jalanan Berbatu

Berkendara di pegunungan tentu penuh dengan rintangan berupa bebatuan besar maupun tumpukan kerikil yang akan menyilitkan dan membahayakan pengendara. Diperlukan teknik berkendara yang tepat agar pengendara tidak jatuh ketika melintas di jalanan berbatu, sebab ban sepeda yang tersandung batu akan berpotensi membuat pengendara jadi oleng. Trik menghadapi jalanan berbatu yang sangat mudah adalah, kurangi kecepatan menjelang melewati bebatuan dan persiapkan tubuh dalam menghadapi guncangan. Ketika sudah menjelang melintasi jalanan berbatu, tambahkanlah kecepatan dan pastikan tubuh pengemudi sedang seimbang. Ketika seimbang, tubuh akan lebih siap menghadapi guncangan. Dan seandainya pengemudi harus menarik rem, tariklah rem depan dan belakang secara bersamaan dengan perlahan-lahan, bukan seketika.

Teknik Mendarat Setelah Melakukan Lompatan

Ketika melewati jalanan yang terjal, tidak jarang pesepeda akan langsung disambut dengan jalanan yang curam, sehingga sepeda sport yang dikemudikannya akan melakukan jumping tanpa direncanakan. Jika sepeda sedang jumping, persiapkan kedua tangan untuk menarik rem. Jangan posisikan badan dalam keadaan duduk, melainkan setengah berdiri. Ketika akan mendarat, tariklah kedua rem pelan-pelan agar ban tidak slip, sehingga pesepeda dapat mendarat dengan aman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *