April, 2017 | sepeda.biz - Part 2
 

Month: April 2017

Jersey sepeda merupakan salah satu dari outware sepeda yang harus dimiliki para pengendara sepeda, khususnya yang suka bersepeda jarak jauh atau bersepeda dalam rangka olahraga sebagai atlet.

Outware sepeda ini merupakan pakaian khusus yang memang didesain untuk aktifitas bersepeda yang tentunya dapat membuat kegiatan bersepeda lebih terasa nyaman dan aman. Apalagi bagi pecinta sepeda yang terbiasa touring atau bersepeda jarak jauh tentunya butuh jersey sepeda agar lebih nyaman karena harus melalui perjalanan yang cukup panjang.

baca juga: Memilih Jersey Sepeda yang Tepat dan Nyaman

Alasan lain kenapa pengguna sepedaharus menggunakan jersey karena desain jersey memang sudah didesain khusus bagi pengguna sepeda. Pada bagian belakang Jersey sepeda mempunyai bagian yang lebih panjang yang mana memiliki tujuan agar bisa mengakomodasi posisi para pengguna sepeda yang membungkuk ketika melajukan sepeda.  

Pada panel belakang juga terdapat beberapa kantong, yang memang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang para pengguna sepeda. Kanntog-kantong ini bermanfaat agar barang-barang yang disimpan tidak mudah jatuh meskipun posisi pengendara sepeda sedang membungkuk saat melaju. Kenapa kantong diletakkan di belakang? Hal ini karena apabila kantong dipasang di bagian depan jersey, maka benda-benda yang tersimpan akan mudah terjatuh.

Risleting jersey memiliki desain yang memanjang dan dipasang pada depan jersey. Ini akan memudahkan pengguna saat ingin membuka jersey karena kegerahan. Desain jersey yang ketat bukannya tanpa tujuan, karena desain ketat akan mampu mengurangi hambatan udara saat melaju.

Agar aktifitas bersepeda lebih nyaman, maka harus dipilih jersey yang berkualitas, dan berikut ini adalah cara memilih jersey yang tepat:

  1. Mudah Menguapkan Keringat

Pilih jersey yang memiliki kualitas bagus sehingga bisa menguapkan keringat dengan mudah. Selain nyaman, pengguna jersey juga akan selalu merasa kering serta sejuk. Jenis ain yang cocok untuk jersey sepeda, yaitu, Cotton-Dri, DryFit, serta Micro Fiber Eyelet.

  1. Jahitan Halus

Pilih jersey yang memiliki jahitan yang halus, jangan membeli jersey yang memiliki jahitan kasar. Selain membuat tidak nyaman, jahitan yang kasar juga bisa menggesek kulit dan menyebabkan iritasi sehingga aktifitas bersepeda akan menjadi terganggu.

  1. Warna Cerah

Pilih jersey yang memiliki warna cerah dikarenakan jersey dengan warna cerah akan membuat tingkat keamanan saat bersepeda menjadi tinggi, Ini karena warna cerah akan mudah terlihat oleh pengguna jalan lain sehingga pengguna jalan lain bisa lebih berhati-hati.

Itulah tips untuk memilih jersey outware sepeda. Jersey yang berkualitas tentunya akan membuat aktifitas bersepeda jadi lebih nyaman dan lebih aman, khususnya ketika melaju di lalu lintas jalan raya yang padat. Oleh sebab itu, pastikan untuk emmilih jersey yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ada.

 

Mengendarai sepeda merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh sebagian orang untuk menunjang mobilitas mereka. Dengan memilih naik sepeda, badan akan jauh lebih sehat sebab bersepeda mampu mengeluarkan keringat, selain itu, naik sepeda jauh lebih hemat beaya sebab si pengemudi tidak perlu membeli bahan bakar, sehingga pengeluaran untuk bahan bakar bisa digunakan untuk keperluan yang lain. Namun sayangnya, banyak pengendara yang mengeluhkan faktor keamanan ketika bersepeda, apalagi jika berkendara di jalanan yang padat seperti di perkotaan. Sepeda yang bobotnya relatif ringan akan mudah oleng jika ditabrak atau diserempet kendaraan lainnya seperti sepeda motor atau mobil. Selain itu, faktor keamanan berkendara yang sering diabaikan oleh pesepeda merupakan penyebab terbesar mengapa pesepeda, khususnya yang melintas di jalanan padat seperti perkotaan, sangat mudah mengalami kecelakaan yang tidak jarang akan berakibat fatal. Berikut ini adalah beberapa aksesoris sepeda yang akan mendukung keamanan dalam berkendara.

  1. Helm Sepeda

Tidak hanya pengendara sepeda motor saja yang diharuskan memakai helm, pengendara sepeda juga harus menggunakan helm sepeda agar lebih aman dalam berkendara. Bedanya, helm sepeda tidak dilengkapi dengan kaca helm, melainkan hanya melindungi bagian atas kepala. Aksesoris sepeda yang satu ini diproduksi dengan bermacam-macam jenis, mulai dari helm sepeda yang tertutup, difasilitasi dengan lubang-lubang, hingga yang bentuknya lancip di bagian belakang. Pilihlah helm sepeda yang sesuai dengan kegunaan, jika ingin mengendarai sepeda di jalan raya, gunakanlah helm sepeda yang standar agar lebih aman.

  1. Spion Sepeda

Tidak hanya karena faktor kelalaian pengendara lain, kecelakaan sepeda seringkali terjadi karena pengendara sepedanya sendiri yang tidak terlalu awas mengendarai sepedanya, terutama ketika hendak berbelok atau berpindah jalur. Hal ini terjadi karena di sepeda tidak difasilitasi dengan spion, sehingga jika akan berbelok atau berpindah jalur, pengendara sepeda tidak jarang harus menoleh. Padahal, menoleh ketika berkendara sangat berbahaya, dan sudut pandang jika menoleh untuk melihat kondisi jalan sangat tidak maksimal. Kecelakaan sepeda justru banyak terjadi karena hal tersebut. Oleh sebab itu, jika ingin bersepeda lebih aman, fasilitasilah sepeda yang kita miliki dengan spion sepeda. Saat ini, banyak sekali diproduksi berbagai macam spion khusus untuk sepeda yang akan menunjang keamanan dalam berkendara.

  1. Pelindung Rantai

Penyebab lain yang tidak kalah sering menyebabkan kecelakaan ketika sedang bersepeda adalah celana atau rok yang terlilit rantai sepeda. Hal ini disebabkan karena pada rantai sepeda tidak difasilitasi dengan pelindung. Oleh sebab itu, agar lebih aman dalam berkendara, dan agar pakaian terhindar dari terkena oli rantai, gunakanlah aksesoris sepeda berupa pelindung rantai. Gunakan pelindung rantai yang sesuai dengan ukuran, dan usahakan pelindung rantai tersebut mampu menutupi semua bagian rantai.

 

Sepeda merupakan salah satu alat transportasi yang dapat menunjang mobilitas kita sehari-hari. Sepeda sangat cocok dijadikan alattransportasi utama untuk menempuh jarak dekat, yaitu di bawah lima kilometer. Dengan memilih naik sepeda, kita akan lebih hemat beaya sebab sepeda tidak membutuhkan bahan bakar. Selain itu, bersepeda juga akan jauh lebih sehat sebab kita akan berkeringat sehingga kalori dalam tubuh kita akan terbakar dengan baik, dan lemak atau racun jahat di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui keringat. Meskipun hemat beaya, sepeda tetap harus dirawat agar awet. Berikut ini adalah beberapa tips perawatan dan penggunaan sepeda agar awet atau panjang umur.

baca juga: Tips Perawatan Sepeda Ketika Musim Hujan

  1. Rutin Membersihkan Sepeda

Salah satu cara merawat sepeda yang paling mudah dilakukan adalah rutin membersihkan sepeda, terutama dari debu dan lumpur. Jika sepeda habis digunakan di bawah guyuran hujan, di jalanan berlumpur, atau di jalanan yang berdebu, usahakan sepeda langsung dibersihkan, jangan ditunda. Sebab lumpur yang dibiarkan menempel lama pada sepeda akan mengakibatkan tampilan sepeda menjadi kotor dan sulit dibersihkan. Sementara jika sepeda terkena air hujan yang memiliki kandungan zat asam yang tinggi, sepeda akan mudah berkarat, terutama di bagian jeruji dan rantainya.

  1. Memperhatikan Bagian Rantai dan Gear

Salah satu bagian dari sepeda yang paling cepat aus atau rusak dan berkarat adalah bagian rantai dan gear. Jika di bagian gear sepeda terdapat banyak lumpur, maka gear dan rantai akan cepat tergerus, aus, bahkan berkarat. Oleh sebab itu, setiap pengguna sepeda wajib memperhatikan bagian gear dan rantai sepeda, kalau perlu, bagian gear dan rantai harus dibersihkan secara rutin. Tidak hanya harus rajin dibersihkan, bagian gear dan rantai juga harus diberi oli secara teratur. Fungsi oli pada gear dan rantai, selain untuk memperingan atau memperlancar kayuhan, juga dapat menghindari dari karat.

  1. Mengimbangkan Penggunaan Rem

Biasanya para pengguna sepeda lebih cenderung menggunakan satu rem tangan secara dominan. Misalnya, jika sudah terbiasa menggunakan rem depan atau tangan kanan, akan terus menerus menggunakan rem depan. Penggunaan sepeda yang demikian justru akan mudah merusak sepeda, karena beban pengereman hanya akan bertumpu di satu sisi. Misalnya, velg ban depan akan lebih cepat aus, kampas rem depan akan lebih cepat tipis, dan berbagai kerusakan ringan lainnya. Untuk itu, biasakanlah menggunakan rem sepeda secara berimbang, agar sepeda lebih awet.

  1. Mengencangkan Rantai Jika Kendor

Hal lain yang tidak kalah penting untuk merawat sepeda agar lebih awet adalah dengan rutin mengencangkan rantai jika kendor. Penggunaan sepeda dalam keadaan rantai kendor justru akan membahayakan pengendara, dan akan membuat bagian gear cepat rusak. Selain itu, menggunakan sepeda yang rantainya kendor akan membuat pengendara lebih berat ketika mengayuh. Itulah beberapa kiat mengendarai dan merawat sepeda agar sepeda lebih awet.

 

 

Bagi penggemar barang-barang jadul atau vintage, tentunya sepeda onthel menjadi salah satu barang yang dikoleksi. Apabila dirawat dengan baik, sepeda onthel ini tentu sangatlah nyaman ketika dikendarai, oleh karena itu sepeda ini harus dirawat dengan baik. Berikut ini adalah tips perawatan sepeda onthel yang bisa dilakukan:

baca juga: Tips Membeli Sepeda Bekas

  1. Oleskan Pelumas

Pada umumnya, sepeda-sepeda zaman dulu seperti sepeda onthe dibuat dari frame atau rangka besi yang kokoh dan kuat. Oleh karena itu, untuk menjaga besi-besi sepeda onthel agar tidak mengalami korosi, maka oles pelumas pada bagian-bagian sepeda yang memiliki resiko tinggi terkena korosi, seperti frame, gear, ruji, dan lain sebagainya. Oleskan pelumas dengan teratur, karena apabila komponen-komponen sepeda sampai berkarat tentunya bagian sepeda akan menjadi macet, kering, serta rusak. Apabila tidak memiliki pelumas khusus sepeda, bisa gunakan pelumas sepeda motor untuk perawatan sepeda onthel.

  1. Periksa Kondisi Rem

Rem merupakan salah satu komponen yang sangat penting di sepeda, karena apabila rem ini rusak bisa menyebabkan tingkat keamanan sepeda menurun dan bisa mengakibatkan kecelakaan. Setiap sepeda harus dirawat bagian remnya, termasuk juga sepeda onthel, apalagi sepeda onthel ini adalah sepeda lama yang tentunya beberapa bagiannya telah menurun daya gunanya. Apabila rem sepeda onthel dirasa sudah tidak pakem dan rusak, maka sebaiknya segera ganti rem tersebut dengan rem baru. Namun apabila tidak bisa menemukan onderdil sepeda lawas, maka bisa dengan mengganti rem dengan rem baru namun bermodel jadul.

  1. Jangan Mengelupas Karat

Apabila terdapat karat pada bagian sepeda onthe, maka jangan mengelupasnya secara langsung, apalagi secara manual menggunakan tangan. Kenapa tidak boleh? Dikarenakan mengelupas karat sama halnya mengurangi ketebalan sepeda sehingga bisa menjadi semakin tipis. Untuk membersihkan karat, sebaiknya dengan menggunakan amplas sehingga permukaan sepeda bisa halus merata, kemudian lapisi semir atau cat secara tipis di bekas karat.

  1. Pencucian yang Benar

Pencucian sepeda yang benar sebaiknya dilakukan menggunakan air yang bertekanan sedang agar kotoran dan debu yang melekat bisa bersih. Pembersihan sepeda dapat menggunakan shampo sepeda motor. Sedangkan untuk pembersihan pada bagian-bagian sulit seperti gear dan rantai bisa menggunakan sikat gigi bekas.

  1. Poles dengan Zat Pelapis Khusus

Jalanan yang ramai tentunya akan membuat sepeda onthel lebih cepat berdebu, kotor, dan terpapar sinar matahari yang menyengat. Oleh karena itu, agar sepeda lebih terlindung, bisa memoles sepeda menggunakan zat pelapis khusus. Produk untuk poles sepda ini bisa memberikan perlindungan pada warna sepeda agar lebih berkilau.

Itulah hal-hal yang bisa dilakukan dalam perawatan sepeda onthel agar tetap bagus dan awet, sehingga bisa digunakan untuk bersepeda keliling kota.

 

 

Bersepeda memang salah satu aktifitas yang menyenangkan, selain untuk menghilangkan stres, bersepeda juga aktifitas olahraga yang tak hanya menyehatkan, tapi juga murah. Dan berikut ini adalah merk-merk sepeda sport yang bisa dijadikan pilihan ketika berolahraga:

  1. Polygon

Siapa yang tak tahu dengan merk sepeda polygon? Banyak yang menyangka jika merk sepeda ini adalah buatan luar negeri, padahal polygon adalah asli buatan Indonesia yang tentunya memiliki kualitas dunia. Polygon merupakan merk sepeda paling dikenal di Indonesia. Harga sepeda ini bervariasi tergantung jenis serta spesifikasinya. Sepeda Polygon tak hanya merajai pasar sepeda tanah air, namun juga sudah merambah pasar sepeda internasional.

  1. United Bike

Selain Polygon, produk sepeda buatan Indonesia lainnya adalah United Bike. Perusahaan yang membangun United Bike telah berpengalaman di dunia sepeda puluhan tahun, sehingga kualitas produksinya pun tidak perlu diragukan lagi.

  1. Rocky Mountain Bicycles

Mencari sepeda sport yang banyak digunakan oleh atlet Internasional, maka sepeda dengan merk Rocky Mountain Bicycles bisa menjadi pilihan. Salah satu jenis sepeda yang pernah diproduksi ialah Sherpa yang membuat Rocky Mountain semakin dikenal pasaran.

  1. Santa Cruz

Nama merk sepeda ini diambil dari nama tempat sepeda ini diproduksi, yaitu Santa Cruz. Meski merk sepeda Santa Cruz terbilang baru, akan tetapi Santa Cruz telah merilis lebih dari 20 jenis sepeda gunung dengan kualitas tinggi. Bahkan, Santa Cruz juga merilis varian sepeda gunung yang diperuntukkan untuk kaum wanita.

  1. Lapierre

Sepeda dengan merk Lapierre ini berasal dari Perancis. Salah satu varian sepeda Lapierre paling populer ialah Pro Race yang cocok untuk aktifitas di medan terjal. Ada pula sepeda Lapierre Pro Race 700 yang memiliki harga Rp 37 jutaan.

  1. Kona

Perusahaan yang memproduksi Kona ini berlokasi di barat laut pasifik Amerika. Merk Kona didirikan pada tahun 1988. Sepeda Kona disebut sebagai sepeda paling tangguh serta kuat, hal ini dikarenakan Kona tetap kokoh meski digunakan di trek terjal yang berat.

  1. Giant

Sepeda dengan merk Giant ini berasal dari Taiwan dan terbilang paling baik di pasar sepeda gunung kelas dunia sehingga Giant juga diklaim sebagai perusahaan terbesar di dunia yang memproduksi sepeda. Kualitas sepeda Giant ini pun disebut mampu bersaing dengan sepeda produksi negara-negara Eropa. Untuk harga sepeda Giant memang terbilang tinggi, akan tetapi memang sesuai dengan kualitas yang diberikan.

  1. Cube

Cube merupakan merk sepeda yang berasal dari Jerman. Perusahaan sepeda ini berdiri pada tahun 1993. Tak hanya memproduksi sepeda saja, akan tetapi cube juga memproduksi helm, jersey, sarung tangan, dan sepatu.

Itulah merk-merk sepeda sport dunia yang bisa menjadi pilihan bagi para pecinta sepeda yang ingin berolahraga namun tetap trendy dengan sepeda-sepeda kelas dunia.

 

Polygon adalah pabrikan sepeda lokal yang sukses, hal ini terbukti dari tingkat penjualan sepeda Polygon yang tinggi serta Polygon yang selalu merilis sepeda-sepeda seri baru, yang seri sepeda terbaru yang dirilis oleh Polygon adalah Siskiu D8.

baca juga: Spesifikasi Sepeda Polygon Siskiu 7

Siskiu D8 ini merupakan sepeda denga full suspensi yang memang dirancang untuk para pengguna sepeda dari beragam tingkat kemampuan. Sepeda terbaru ini dirancang dengan penggunaan rangka frame ALX Alloy yang kokoh serta platform suspensi yang memang telah teruji.  

Sepeda ini juga memiliki groupset 22 speed untuk shifting yang halus serta handal. Penggunaan roda dengan ukuran 27,5” juga memberikan traksi, braking, serta handling yang lebih oke. Siskiu D8 ini membantu para pengguna sepeda agar bisa mengembangkan skill serta menaklukkan segala medan.

Polygon Siskiu D8 mendapatkan banyak feedback positif, dari hasil review Mountain Bike Australia Magazine menyebutkan bahwa Siskiu D8 ini memiliki kinerja solid yang tercipta dari komponen-komponen handal yang menyatu pada frame yang kokoh.

Seperti halnya sepeda pendahulunya yaitu seri D6 dan D7, Siskiu D8 juga memiliki sistem 2THRU yang membuat poros bagian belakang bisa menggunakan ukuran 9mm atau12 mm. Ini menjadi bukti bahwa sepeda Siskiu D8 ini menjadi roda masa depan.

Ada sebuah thru axle yang juga ada pada bagian Rockshox Recon Gold Air sehingga bisa untuk meningkatkan garpu suspensi. Rockshox Recon Gold Air ini merupakan paduan yang bisa untuk mengurangi berat badan pada ujung sepeda bagian depan.

Salah satu fitur terpopuler yang ada pada sepeda ialah remote pengunci pada stang, untuk mengoperasikan ini tidak perlu menggunakan tangan pada bagian bar. Selain itu, pada bagian belakang Rockshox Monarch RT akan membantu peredaman. Ini adalah teknologi Rockshox Solo Air yang mampu mengkombinasikan kunci tuas sehingga bisa menyesuaikan rebound dengan sempurna pada hampir seluruh jenis kondisi jalan.

Drivetrain pada Siskiu D8 juga telah diupgrade 22 speed Shimano dengan pengaturan yang menggabungkan SLX derailleur depan serta shifter, bersama dengan M8000 paling baru dengan penggunaan kopling Shimao Deore XT Derailleur pada bagian belakang yang memiliki kinerja tinggi.

Kisaran gigi yang luas kemudian dikombinasikan dengan paket ringan membuat motor ini bisa melaju di trek balap XC. Peningkatan paling signifikan dari seri sebelumnya ialah penggunaan roda Mavic CroosRide. Roda CrossRide ini menghilangkan banyak berat ketika berputar serta adanya fitur segel pada bantalan, jari-jari yang tarik lurus dengan pelek yang lebih ringan serta lebih luas juga membuat roda sepeda ini nyaman dikendarai hingga bertahun-tahun.

Itulah review sepeda terbaru dari Polygon yaitu seri Siskiu D8 yang bisa menjadi pilihan. Untuk harganya sendiri memang terbilang mahal, yaitu dibanderol dengan harga Rp 17 juta.

Mountain bike atau sepeda gunung adalah salah satu jenis sepeda yang banyak dibeli dan digunakan oleh masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Sepeda gunung ini memang menjadi pilihan banyak orang selain karena paling banyak dijual di pasaran, juga karena handal di berbagai lintasan, baik itu di lintasan lurus jalan raya, juga di lintasan yang berliku di pegunungan. Sepeda gunung juga masuk dalam kategori memiliki frame sepeda yang kokoh, oleh karena itu, tak salah memang jika sepeda gunung atau mountain bike ini menjadi primadona. Sepeda gunung sendiri ternyata memiliki jenis-jenis yang berbeda, salah satunya adalah dilihat berdasarkan pada jenis framenya, yaitu sebagai berikut:

  1. Hard Tail

Jenis sepeda gunung ini mempunyai bagian depan dengan suspensi, sedangkan untuk frame sepeda ini memiliki bagian chain stay yang kaku serta tidak ada suspensi. Untuk tipe hard tile biasanya digunakan pada medan yang beragam atau bervariasi. Tipe hard tail ini biasanya memiliki ciri-ciri khusus dengan adanya satu shockbreaker pada bagian garpu depan. Tipe ini juga lebih cepat memperoleh momentum saat digenjot sehingga lebih mudah memperoleh kecepatan maksimal. Tipe ini cocok untuk yang suka denga cross country atau apabila ingin digunakan di wilayah pedesaan. Sedangkan bagi pecinta sepeda yang suka dengan modifikasi, bisa juga menambahkan rem cakram, gear, shockbreaker dan lain sebagainya.

  1. Full Suspension

Sepeda ini mempunyai suspensi pada garpu bagian depan serta pada bagian chain stay. Pada chain stay memiliki mekanisme dengan kerja peredam kejut yang memakai penggerak atau pivot yang menjadi penghubung upper dan lower chain stay, hal ini membuat ban bagian belakang bisa naik dan turun mengikuti jalanan atau medan lintasan yang dilalui. Sepeda gunung full suspension ini biasanya digunakan oleh penggemar jalanan turunan atau downhill. Full suspension ini sangat penting dikarenakan getaran sepeda pada waktu turun dapat diredam oleh shockbreaker pada bagian garpu depan serta belakang sepeda. Sepeda gunung jenis full suspension ini biasanya memiliki garpu (fork) bagian depan yang lebih tinggi jika dibandingkan garpu (fork) bagian belakang. Hal ini dikearenakan apabila melewati turunan, sudut kemiringan sepeda tidak terlalu ektrem, oleh karena itu sepeda menjadi mudah dikontrol. Itulah mengapa sepeda ini memang cocok untuk pecinta sepeda yang hobi olahraga downhill.

Memilih sepeda gunung memang harus memperhatikan bagian frame, apalagi jika sepeda tersebut digunakan untuk melewati lintasan khusus sepeti turunan (downhill), karena apabila salah memilih frame untuk sepeda gunung, bisa jadi sepeda akan lebih mudah rusak atau bahkan frame akan patah ketika melewati jalan yang ekstrem. Oleh karena itu, perhatikan frame sepeda sebelum melakukan pembelian.

 

Bersepeda merupakan salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja, untuk muda maupun tua. Selain sebagai sarana olahraga, bersepeda juga bisa menjadi sarana rekreasi penghilang stres. Selain bersepeda di jalan raya, bersepeda di gunung juga bisa menjadi pilihan, salah satunya dengan menggunakan sepeda MTB Pacific Tranzline 500. Lalu seperti apakah sepeda gunung ini? Berikut spesifikasi lengkapnya:

baca juga: Spesifikasi dan Harga Sepeda MTB Terbaru, Desember 2016

Frame

Komponen yang paling menonjol dan harus diperhatikan adalah bagian frame. Sepeda ini merupakan sepeda dengan level entry yang memiliki kemampuan cukup mumpuni. Frame nya sendiri terbuat dari bahan Alumunium Alloy Frame sehingga sepeda ini bobotnya terlalu berat dan mudah dibawa kemana saja.

Front Fork

Front fork sepeda MTB ini pada bagian shock depan menggunakan fork zoom. Perangkat ini terbilang cukup baik, apalagi untuk sepeda pemula yang tentunya akan memberikan pengalaman mengendarai sepeda yang menyenangkan.

Front Derailleur dan Rear Derailleur

Pemindahan gigi ketika mengendarai sepeda gunung tentunya menjadi hal yang sangat penting, apalagi ketika melewati tanjakan atau turunan di gunung. Untuk sepeda pacific ini memakai RD serta FD Shimano Altus sehingga cukup handal ketika digunakan untuk melewati jalan berliku di pegunungan.

Shifter

Shifter juga menjadi bahan pertimbangan ketika memilih sepeda, karena ini berpengaruh terhadap kenyamanan serta kecepatan saat berkendara. Shifter sepeda ini memakai Shimano Thumbshifter yang memiliki 24 speed sehingga bisa dipakai dan disesuaika dengan kebutuhan pengendara yang menggunakannya.

Rem

Rem adalah perangkat yang penting di sepeda karena berpengaruh terhadap kenyamanan serta keselamatan ketika berkendara. Sepeda Pacific ini menggunakan rem yang cukup handal dengan cakram zoom sehingga sangat bagus ketika digunakna untuk mengurangi atau mengehentikan laju sepeda.

Handlebar, Stem, Hub

Pada tiga bagian ini, Pacific Tranzline 500 memakai zoom pacific untuk bagian stem serta handlebar. Sedangkan untuk bagian hub menggunakan costum bawaan pabrik. Meski termasuk ke dalam jenis standar, akan tetapi cukup nyaman saat digunakan.

Ban

Pacific Tranzline ini menggunakan ban dari KENDA dengan ukuran 26 x 1.95.

Harga

Berbicara tentang harga tentunya menjadi salah satu hal yang menjadi pertimbangan utama. Untuk pacific tranzline 500 ini sebenarnya memiliki harga yang terbilang murah, apalagi dengan kemampuan yang mumpuni sebagai mountain bike. Cukup dengan membayar Rp 2,4 jutaan saja, maka sepeda ini bisa dibawa pulang dan digunakan untuk menjelajahi medan dan jalanan yang terjal dan berliku di gunung.

Itulah spesifikasi dan harga sepeda MTB Pacific Tranzline 500 yang bisa dijadikan pedoman sebelum membeli sepeda gunung ini. Dengan Pacific Tranzline 500 tentunya penggunanya akan mendapatkan pengalaman baru berkendara sepeda gunung.

 

sepeda.biz ©2019. All Rights Reserved.
Powered by WordPress. Theme by Phoenix Web Solutions