November, 2017 | sepeda.biz - Part 2
 

Month: November 2017

Meskipun sudah banyak sarana transportasi modern yang banyak dimunculkan di pasaran, namun tak memungkiri jika seandainya sarana transportasi tradisional juga banyak dijadikan sebagai pilihan, salah satu alasannya adalah kenyamanan, beberapa orang tak mau beralih dari yang sudah biasa digunakan menuju yang lebih baru. salah satu contohnya adalah sepeda. Diperlukan keahlian khusus memang untuk bisa mengendarai kendaraan yang satu ini, ada tips dan trik nya agar keseimbangan bisa tetap terjaga ketika belajar mengendarainya.

Itulah mengapa banyak diantara orang tua yang membiasakan buah hati mereka untuk berkendara sepeda sedini mungkin. Karena di usia muda memang jauh lebih mudah belajar berkendara sepeda dibandingkan dengan usia yang sudah tua. Banyak diantara masyarakat yang tak bisa menjaga keseimbangannya ketika belajar di usia lebih dari 20 tahun, pastinya juga ada rasa takut terjatuh.

Khusus untuk Anda pengendara pemula, maka berikut ini setidaknya ada tips dan trik mengendarai kendaraan roda dua tradisional tersebut, diantaranya adalah:

  1. Posisi awal harus seimbang, kendaraan yang satu ini memiliki ukuran yang cukup pendek, sehingga mudah untuk menjaga keseimbangan, yaitu dengan mengandalkan kedua buah kaki, berdiri atau menginjak tanah, sehingga antara bagian kanan dan juga bagian kiri nantinya menjadi lebih seimbang. Jika di awal saja sudah tak seimbang akan sangat sulit untuk mengendarainya.
  2. Mulailah dengan kaki bagian kanan menginjak pedal, khusus untuk yang baru pemula dalam hal mengendarai sepeda ini, maka lebih dianjurkan bagi Anda untuk mendapat bagian dipegangi orang lain di bagian belakang, sehingga ketika oleng saat naik kendaraan tersebut juga ada yang secara aktif bisa menjaganya.
  3. Kayuh, jangan pedulikan apapun, terus kayuh sepeda tersebut, penting juga memperhatikan posisi setir, karena jika setir tidak seimbang maka sepeda juga pastinya akan berbelok kemana- mana. Sambil mengayuh kendaraan tersebut, maka pastikan untuk memusatkan perhatian tersebut kedepan, sehingga nantinya jalur sepeda juga terus lurus.
  4. Pada saat ini orang yang mengajari atau memegangi bagian belakang bisa mulai melepaskan pegangan sepeda tersebut, sehingga nantinya bisa dilanjutkan mengayuhnya sendiri.
  5. Mempertahankan laju atau kecepatan dalam mengendarai kendaraan tersebut sangat penting, sehingga badan tetap stabil di atas sepeda.
  6. Jika ingin berhenti maka mulailah untuk mengurangi kecepatan, namun jangan langsung menggunakan rem secara mendadak, mulai turunkan satu kaki yang sampai menginjak tanah, kemudian kaki yang lainnya sambil memegang stir kuat-kuat.

Tips dan trik tersebut bisa dicoba untuk Anda yang pemula dalam berkendara sepeda ini. Faktanya dengan naik sepeda sebenarnya seluruh bagian tubuh ikut bergerak, sehingga bisa membakar kalori lebih efektif dibandingkan dengan jenis olahraga yang lainnya.

 

Sekarang ini jaman sudah kian maju dan kian canggih yang membuat masyarakat yang hidup dan tinggal di dalamnya juga memiliki pemikiran yang semakin modern. Kebutuhan dan keinginan masyarakat di jaman sekarang ini juga semakin berbeda, dimana salah satu kebutuhan yang masih berlangsung hingga sekarang ini adalah sepeda. Dulu sepeda memiliki model dan juga desain yang sama semua akan tetapi sekarang ini berbagai macam jenis, model dan juga motif sepeda sudah begitu banyak yang dijual secara bebas di pasaran, yang membuat keberadaan penjual sepeda antik yang kian langka dan sulit untuk di temukan.

Anak-anak hingga orang dewasa sekarang ini memiliki dan menggunakan sepeda yang memiliki bentuk dan model yang sudah modern dengan banyaknya inovasi yang terjadi dalam bentuk sepeda yang banyak dimiliki oleh masyarakat di seluruh dunia ini. Masyarakat di Indonesia tentu saja juga mengikuti perubahan dan perkembangan jaman yang terjadi di dunia sepeda yang membuat hampir tidak pernah terlihat masyarakat yang menggunakan sepeda dengan model antik yang berada di kota-kota besar di Indonesia yang menjadi satu bukti dari perkembangan jaman yang sedang terjadi saat ini.

Meskipun langka dan sangat sulit untuk ditemukan, akan tetapi para pengguna sepeda antik juga masih ada terutama sekali bagi mereka yang memang tinggal di daerah pedesaan atau perkampungan yang masih menggunakan dan memiliki sepeda yang antik tersebut. Hal tersebut tentu saja harus bisa untuk di hargai dan bisa untuk di lestarikan juga karena menjadi satu contoh dan juga pelajaran dan pengetahuan untuk anak kecil dan anak muda di Indonesia yang belum pernah melihat dan mengenal sepeda yang antik tersebut sebelumnya.

Sepeda yang antik tersebut yang sudah langka dan sudah sangat sulit untuk di temukan di kota besar tentu saja menjadi satu fenomena yang terjadi mengenai harga jual dari sepeda tersebut. Ya, banyak masyarakat yang merupakan kolektor barang antik tentu saja harus bisa untuk mengeluarkan budget yang sangat mahal untuk bisa memiliki sepeda dan barang antik yang mereka inginkan. Semakin sulit untuk ditemukan, maka akan membuat harga dari sepeda tersebut juga akan semakin dan bertambah mahal nantinya.

Sepeda antik yang sudah semakin langka dan juga sulit untuk ditemukan tentu saja menjadi satu barang antik yang akan memiliki nilai sejarah yang akan sangat mahal juga nantinya. Bagi Anda yang memang tertarik untuk menaiki dan juga melihat sepeda yang antik tersebut, untuk di daerah Jakarta sendiri ada yang namanya kota tua yang berisi sepeda yang antik dengan model dan bentuk yang masih antik tanpa adanya perubahan.

 

Kendaraan yang pernah diproduksi di dunia ini dari masa ke masa memang selalu mengalami perubahan, mulai dari seri yang pertama adalah kapal, kemudian muncul kendaraan beroda yang digunakan di daratan hingga kemudian pesawat terbang. Jika dilihat awal mula keberadaan kendaraan yang bisa dipakai di dapat sendiri adalah bermula dari sepeda. Koleksinya sangat banyak mulai dari jenis-jenis yang tradisional hingga seri terbaru. Bahkan sampai sekarang ini masih ada sepeda antik yang sering dipamerkan.

Penggemarnya sendiri juga sangat banyak, tak jarang diantaranya yang memiliki hobby dalam mengoleksi sarana transportasi beroda dua tersebut. Apalagi dibandingkan dengan jenis kendaraan bermesin, maka tawaran harganya di pasaran memang jauh lebih murah dibandingkan dengan yang bermesin. Mengendarai sepeda juga membuat Anda dapatkan lebih banyak manfaat bagi kesehatan, seperti diantaranya adalah untuk memperkuat organ jantung, sarana olahraga terbaik yang banyak dipilih oleh masyarakat.

Baca juga: Sepeda Termahal Di Dunia Nomor Satu Sangat Fantastis

Tak salah hingga sekarang ini produksi juga masih sangat banyak dan terus laku. Khususnya untuk Anda yang memiliki hobby dalam berkendara sepeda ini sendiri, sekarang juga hadir beberapa inovasi atau fitur seperti sepeda yang dilengkapi dengan mesin, bisa dikendarai dengan mudah tanpa harus mengayuh, menggunakan adanya daya baterai di dalamnya, atau sepeda yang dapat dilipat juga ada.

Sejalan dengan hal tersebut harganya juga cukup mahal dibandingkan dengan sepeda standard. Hanya saja tak memungkiri juga bahwa sebenarnya ad cukup banyak diantara sepeda antik yang juga ditawarkan dengan harga mahal, diantaranya adalah:

  1. Simplex, ini adalah merk yang diproduksi tahun 1887, setidaknya usianya hingga saat ini adalah 120an tahun ke atas, semakin tua usianya jangan kira tampilannya akan jelek, melainkan justru merk ini banyak dijadikan sebagai buruan para kolektor sepeda. Sepeda yang memang unik di desain dengan 3 roda tersebut ditawar hingga ratusan juta oleh kolektor.
  2. Merk Veeno, khusus untuk merk yang satu ini diciptakan pertama kali di negara Belanda sekitar tahun 1908, sepeda yang juga memiliki sejarah sangat panjang, karena sejarah-sejarah inilah maka tak heran jika tawaran harganya juga selangit.
  3. Merk Gazelle, merk yang sudah ada sejak perang dunia ke 2, sepeda yang satu ini sudah melewati banyak sekali cerita. Namun hingga sekarang keberadaannya termasuk cukup langka, banyak kolektor yang berburu untuk mendapatkan sepeda tersebut, dengan harga yang tentunya tak bisa dibilang murah.

Meskipun hanya sepeda namun harganya bisa melebihi sebuah mobil, karena usianya yang sudah sangat tua juga cerita-cerita yang ada di baliknya jauh lebih mahal dibandingkan dengan tampilan barang tersebut. Sepeda antik tersebut biasanya banyak diburu oleh mereka yang senang dengan kendaraan roda dua tradisional tersebut.

 

Sama halnya seperti alat transportasi yang lainnya, sepeda membutuhkan aksesoris tidak hanya untuk pelengkap namun juga membantu keamanan saat berkendara dengan sepeda apalagi saat di malam hari. Aksesoris sepeda tersebut salah satunya adalah lampu. Jika dahulunya lampu pada sepeda dinyalakan lewat energi yang ada di aki kecil yang terpasang pada sepeda, saat ini lampu bisa dinyalakan dengan menggunakan baterai.

Dalam pemasangan lampu untuk sepeda tersebut tidak boleh sembarangan. Ada lampu depan dan lampu belakang yang harus diperhatikan dan minimal dipasang di kendaraan beroda dua tersebut. Lampu depan memiliki fungsi untuk melihat kondisi jalanan yang ada di bagian depan sedangkan lampu belakang berfungsi untuk memberi tahu pengguna jalan yang lain mengenai keberadaan Anda sehingga pengguna jalan yang lain tidak menabrak atau mengganggu Anda yang sedang berkendara.

Dalam pemilihan dan penempatannya tidak boleh sembarangan. Aksesoris sepeda berupa lampu yang akan ditaruh di bagian depan sepeda adalah lampu yang terang apalagi jika Anda kerap melewati jalanan yang kurang pencahayaannya. Anda bisa memilih jenis lampu sepeda yang memiliki lumens minimal 100. Semakin tinggi lumens lampu yang Anda pilih, maka cahaya yang dihasilkan akan semakin besar. Sedangkan jika Anda kerap menggunakan sepeda di area pegunungan, gunakan lampu dengan lumens minimal 700.

Kedua adalah lampu di bagian belakang. Pada lampu bagian belakang, gunakan jenis lampu yang berkedip-kedip. Hal ini disebabkan dengan lampu kedip-kedip tersebut dapat lebih menarik perhatian dari pengguna jalan yang lainnya sehingga Anda tidak perlu memati-hidupkan lampu untuk memberi tanda. Keempat adalah lampu tambahan yang ada di helm. Jenis lampu ini optional sesuai dengan kebutuhan Anda misalnya untuk bersepeda di jalanan yang sepi atau tidak. Lampu di sepeda ini membantu Anda melihat sudut lain saat bersepeda sesuai dengan arah kepala Anda menengok.

Keempat adalah lampu tambahan yang warnanya hijau. Aksesoris sepeda ini membantu orang lain atau pengguna jalan yang lain untuk melihat Anda tanpa perlu susah payah memicingkan mata. hal tersebut disebabkan karena lampu hijau yang terpasang terlihat mencolok apalagi jika Anda menggunakannya dalam jumlah yang banyak atau lumens yang tinggi. Hal ini disebabkan karena berdasarkan pada penelitian membuktikan jika warna hijau yang digunakan untuk penerangan, merupakan warna yang paling cepat untuk direspon otak manusia. Untuk lampu tambahan ini Anda bisa mencari yang mirip lampu pijar. Jadi, pilih lampu untuk sepeda kesayangan Anda yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan budget tidak hanya bertujuan untuk membuat tampilan sepeda menjadi lebih bagus namun juga untuk menjaga keselamatan dan keamanan Anda sendiri saat berkendara dengan sepeda apalagi di malam hari.

 

Sepeda merupakan kendaraan roda dua yang banyak dijumpai di tengah-tengah masyarakat sebagai sarana transportasi tradisional, karena masih menggunakan tenaga untuk bisa dijalankan. Meskipun belakangan ini sudah mulai bermunculan berbagai macam kendaraan yang lebih canggih, namun tingkat pengguna kendaraan yang satu ini juga tergolong masih banyak, umumnya didominasi oleh anak muda dan juga orang dewasa untuk kebutuhan olahraga. Selain dibekali dengan satu komponen lengkapnya maka tak bisa dipungkiri jika seandainya kendaraan yang satu ini juga dilengkapi beberapa aksesoris sepeda pelengkap.

Aksesoris ini fungsinya sangat banyak, diantaranya adalah untuk menunjang tampilan kendaraan tersebut agar jadi lebih estetis, ataupun dipakai sebagai sarana untuk bersepeda agar jadi semakin aman. Khusus bagi Anda yang memang memiliki hobby gowes atau naik sepeda, maka paling tidak wajib memiliki aksesoris sepeda berikut ini, diantaranya adalah:

Baca juga: Kiat Memilih Aksesoris Sepeda yang Sesuai untuk Anda

  1. Toolkit set, ada kalanya kendaraan mengalami masalah ketika tengah digunakan, maka perlengkapan pendukung untuk memperbaikinya juga wajib dibawa, diantaranya adalah toolkit set ini mulai dari obeng, tang hingga kunci, belajar sedikit-sedikit tentang perbaikan ini sehingga tak perlu membawanya ke bengkel, apalagi jika kerusakan hanya di sedikit bagian saja.
  2. Kanebo, kain yang berfungsi untuk membersihkan sepeda, karena pastinya semakin sering digunakan maka akan memicu tempelan debu-debu di body kendaraan tersebut, untuk itu selalu sedia lap yang satu ini agar kendaraan selalu terlihat kinclong alias bersih.
  3. Chain checker, biasanya kendaraan tua yang memiliki masalah dengan bagian rantai, selalu mudah lepas ketika digunakan. Chain checker ini dipakai dalam mengecek rantai kendaraan tersebut sebelum nantinya digunakan. Sehingga sangat penting untuk dibawa kemana-mana, paling tidak perbaikan tak akan membuat tangan Anda menjadi kotor terkena oli.
  4. Cable tie, tali serbaguna yang satu ini memiliki banyak sekali manfaat, tak hanya untuk kebutuhan Pramuka saja, melainkan juga untuk berkendara, misalnya adalah saat rantai sepeda putus, maka bisa diatasi menggunakan aksesoris yang satu ini.
  5. Helm, meskipun tak ada aturan yang mengharuskan pengguna kendaraan ini mengenakan helm, namun wajib bagi Anda untuk tetap memilikinya, apalagi bagi yang menggemari olahraga bersepeda seperti touring ke tempat yang jauh ataupun gemar dalam mencoba berbagai macam gaya bebas atau free style. Maka harus ada helm yang menyertainya.
  6. Sarung tangan, khusus untuk berkendara jarak jauh agar tangan tak mudah lelah dan juga licin terkena keringat, bisa disiasati dengan menggunakan alat yang satu ini.

Ada banyak ragam aksesoris sepeda yang penting untuk dimiliki, bagi para penggemar gowes. Produknya bisa dibeli dengan harga yang juga sangat terjangkau, bersepeda hendaknya juga harus lengkap dengan sarananya agar lebih aman.

 

Seiring dengan tingginya kreatifitas seseorang, tidak sedikit yang mengubah sesuatu menjadi hal yang unik yang tidak jarang mengundang decak kagum bahkan heran dari orang yang melihatnya. Salah satunya adalah sepeda unik. Di belahan dunia manapun, terdapat sepeda dengan bentuk dan tampilan yang unik yang sering membuat orang terheran. Pertama adalah sepeda hantu. Seperti namanya, dari jauh sepeda ini terlihat tidak kasat mata dan bahkan orang yang menggunakannya seperti mengambang namun, jika dilihat lebih dekat, terlihat bagian-bagian dari sepeda tersebut salah satunya adalah rodanya.

Kedua adalah sepeda tanpa fork. Fork atau porok berfungsi untuk menghubungkan antara kerangka dengan roda. Namun, sepeda yang unik hasil rancangan dari Olli Erkkila ini memiliki bentuk yang unik yaitu tanpa memiliki porok di bagian depan sepeda. Jenis sepeda ini memiliki design yang panjang dan seakan sepeda hasil rancangan mahasiswa lulusan Institue of Design, Lathi, Finlandia ini seperti tidak bisa berbelok.

Ketiga adalah sepeda 8Bar. Sekilas, jenis sepeda unik ini memiliki bentuk yang sama seperti sepeda pada umumnya. Namun, sepeda yang pernah digunakan oleh Ahok ini mampu bersinar di malam hari walaupun tanpa listrik. Bagian yang bersinar adalah di bagian kerangka dan velg-nya. Hal tersebut disebabkan karena sepeda yang diproduksi oleh perusahaan asal Jerman yaitu 8Bar-Bikes ini dilapisi dengan cat photo luminescent. Cat ini bisa menyerap cahaya di siang hari dan kemudian akan memancarkan cahaya tersebut di malam hari sehingga Anda tidak perlu khawatir saat menggunakannya di malam hari.

Keempat adalah sepeda dengan roda kotak. Umumnya, sepeda memiliki roda berbentuk bulat sehingga mudah untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Akan tetapi, sepeda yang disebut dengan Invested Catenary ini memiliki 3 roda dengan roda di bagian depannya adalah berbentuk kotak. Berdasarkan sumber, rahasia sepeda kotak ini adalah di bagian bentuk jalannya dimana roda sepeda berputar di atasnya. Roda dari sepeda tersebut akan menjaga agar sepeda tetap berada di garis lurus dengan kecepatan yang konstan dan bahkan bisa berjalan di atas jalan yang tidak merata.

Jenis sepeda unik yang lainnya yang pernah ada adalah:

  • Sepeda transparan. Sepeda buatan dari Jimmy Kuehnle dari Ohio, Amerika ini memiliki nama Invisible Bike. Sepeda ini menggunakan energi penggerak dari pedal seperti halnya sepeda pada umumnya. Namun, yang membedakan adalah kerangka sepeda yang transparan kecuali di bagian rantai, pedal dan roda.
  • Sepeda tanpa pedal yang menggunakan konsep untuk penggunaan di ruang kota. Dengan nama FLiz, sepeda ini menggunakan belt sistem untuk pengganti sadel sebagai tempat duduk. Selanjutnya, Anda bisa berjalan seperti biasa dan untuk mendapatkan kecepatan seusai dengan yang Anda inginkan, maka Anda harus berlari dan menaruh kaki di frame roda belakang.

 

Sepeda menjadi salah satu alat transportasi yang hemat bahan bakar dan menyehatkan. Namun, harga sepeda yang tinggi membuat banyak orang akhirnya melakukan perubahan untuk mengubah sepeda bekas yang dimiliki agar menjadi terlihat baru. Dengan cara tersebut, Anda bisa menghemat biaya untuk membeli sepeda yang baru bahkan lebih hemat hingga jutaan rupiah.

Untuk mengubah sepeda yang lama sehingga terlihat seperti baru, ada bahan yang harus disiapkan, yaitu:

  • Sepeda lama Anda.
  • Alat perbengkelan.
  • Cat semprot.
  • Amplas ukuran 150, 500 dan 1000 yang banyaknya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
  • Sandal bekas.
  • Soda api jika diperlukan.
  • Ember.
  • Sikat kawat.
  • Spare part untuk mengganti komponen yang sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki.
  • Lakban hitam atau putih atau tali.
  • Aksesoris pendukung.

Langkah pertama adalah bongkar sepeda bekas Anda sehingga Anda hanya mendapatkan bagian kerangka sepedanya saja atau body only. Jika ada bagian yang kurang dan butuh di las, lakukan pengelasan terlebih dahulu. Pengelasan juga bisa membantu untuk menguatkan sambungan kerangka sehingga nantinya jika dipergunakan, sepeda tersebut tetap kokoh dan awet. Untuk menghaluskan bagian tertentu, bisa menggunakan amplas.

Setelah itu, lakukan perontokan cat. Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk merontokkan cat, yaitu:

  • Menggunakan soda api/pengikis cat. Cara ini cukup ribet karena Anda harus mengoleskan soda api dahulu atau merendam rangka ke cairan soda api sebelum akhirnya disikat menggunakan sikat kawat. Walaupun sudah dirontokkan namun ada bagian karat yang susah hilang dan cairannya gatal di tangan sehingga pastikan Anda menggunakan sarung tangan sebelum mengoleskannya.
  • Dibakar menggunakan burner/di api bakaran kayu. Cara ini membuat cat mudah rontok namun Anda harus menyiapkan sarung tangan tahan api. Setelah itu harus di cuci dengan air sabun.
  • Menggunakan amplas dan air. Cat dan karat terangkat namun besi tetap halus. Kekurangan cara ini adalah lama dan tangan Anda bisa pegal.

Setelah semua bagian bersih dari karat dan cat yang menempel, langkah selanjutnya mengubah sepeda bekas menjadi sepeda baru adalah:

  • Mengecatnya. Anda bisa mengecatnya sendiri atau di bengkel. Jika sendiri, bisa langsung menggunakan cat semprot atau dengan mengoplos cat dengan filling dan tiner setelah itu baru diselesaikan dengan pernis agar kerangka menjadi mengkilap.
  • Rakit sepeda yang akan Anda gunakan tersebut. Pastikan jika Anda tahu cara memasang komponen sepeda misalnya rem tangan sehingga nanti saat digunakan sepeda baru Anda tersebut tetap aman dan tidak membahayakan Anda ataupun orang lain. Jangan lupa untuk memberi pelumas di bagian rantai dan rem sehingga sepeda bisa digunakan dengan lebih nyaman.

 

Sepeda merupakan salah satu alat transportasi yang bisa dipergunakan siapa saja termasuk anak-anak. Namun, jenis sepeda yang dipergunakan anak-anak berbeda dengan sepeda yang dipergunakan oleh orang dewasa apalagi yang usianya kurang dari 3 tahun. Untuk memilih sepeda yang tepat untuk anak-anak, Anda bisa memilih sepeda anak-anak berdasarkan dengan usia anak sehingga anak tetap bisa belajar bersepeda sambil menikmati masa belajar dan bermainnya dengan alat transportasi roda dua tersebut.

Pertama adalah usia 1-3 tahun. Untuk anak-anak yang usianya 1-3 tahun, Anda bisa memilih jenis sepeda dari plastik yang memiliki roda 3. Sepeda ini umumnya memiliki kendali di bagian tempat duduk sehingga anak bisa memainkan setang atau stang untuk mengendalikan sepeda tersebut misalnya ke kanan dan ke kiri namun orang tua juga bisa membantu mengendalikannya lewat kendali panjang yang ada di tempat duduk anak. Namun, ada pula sepeda yang tidak memiliki kendali di belakang tempat duduk sehingga anak bisa bermain dengan lebih bebas namun tetap di bawah pengawasan orang tua.

Baca juga: Agar Si Kecil Gemar Naik Sepeda, Sebaiknya Hindari 4 Hal Ini Dalam Memilih Sepeda Anak-Anak

Kedua adalah usia 2-4 tahun. Jenis sepeda yang tepat untuk anak usia 2-4 tahun adalah sepeda 12”. Sepeda anak-anak ukuran 12” ini umumnya memiliki tambahan roda sebanyak 2 buah di bagian belakangnya. Roda tersebut berfungsi untuk membuat agar anak terlebih dahulu bisa terbiasa menunggangi atau mengendarai sepeda tersebut sebelum bisa menggunakan sepeda roda 2. Nantinya, secara bertahap, roda kecil yang terpasang di kanan kiri roda bagian belakang ini bisa dihilangkan sesuai dengan tingkat kemampuan anak.

Ketiga adalah usia 4-7 tahun. Ukuran sepeda yang cocok adalah 16”. Sepeda ini lebih besar dibandingkan dengan sepeda untuk anak usia 2-4 tahun namun ada pula anak usia 4-7 tahun yang masih tetap menggunakan sepeda yang ukurannya 12”. Penggunaan sepeda yang lebih besar yaitu 16” disebabkan karena ukuran tubuh anak yang semakin lama semakin besar dan saat mengayuh sepeda tersebut, biasanya lutut akan terantuk bagian stang sepeda yang membuat anak tidak nyaman saat bersepeda terutama saat berbelok.

Pemilihan sepeda anak-anak sesuai dengan usia anak Anda yang tepat adalah:

  • Usia 7-10 tahun. Di usia ini, anak bisa menggunakan jenis sepeda yang ukurannya 18”. Walaupun sepeda ukuran 16” masih bisa dipergunakan apalagi jika anak Anda memiliki ukuran tubuh yang kecil, namun ukuran 18” lebih bisa dipergunakan jangka panjang apalagi anak-anak memiliki tumbuh kembang yang pesat.
  • Usia 8-13 tahun. Ukuran sepeda yang cocok adalah yang ukurannya 20”. Jenis sepeda ini paling banyak di pasaran bahkan jenis sepeda lipat dengan ukuran 20” bisa dipergunakan oleh orang dewasa misalnya saat hendak ke kantor.

Selain usia, dalam memilih sepeda untuk anak, jangan lupa pertimbangkan mengenai besar tubuh anak jadi anak tetap nyaman saat bersepeda.

 

sepeda.biz ©2019. All Rights Reserved.
Powered by WordPress. Theme by Phoenix Web Solutions